Sekilas Tentang Apa Itu SKS, IP, dan IPK

SKS, IP, dan IPK berkaitan dengan sistem penilaian di perguruan tinggi yang tentu saja berbeda dengan SMA. Untuk memahaminya kamu perlu tahu apa yang dimaksud dengan SKS, IP, dan IPK.

1. SKS

SKS adalah kependekan dari Satuan Kredit Semester yang merupakan beban studi pada setiap mata kuliah. SKS ini jumlahnya berlainan pada tiap mata kuliah, misalnya 2, 3, atau 4 SKS. Untuk mata kuliah yang penting beban SKSnya juga biasanya berat yaitu 4 SKS.

Umumnya ini untuk mata kuliah-mata kuliah terkait jurusan yang Pinters ambil. Untuk skripsi yang konon merupakan tantangan terberat mahasiswa, bebannya bisa mencapai 6 SKS. Jadi kesimpulannya, semakin besar bobot SKS suatu mata kuliah, bebannya juga semakin berat dan menuntut kamu untuk berjuang keras.

SKS juga mempengaruhi durasi kegiatan belajar mengajar (KBM) setiap minggunya. 1 SKS artinya 1 jam KBM di kelas selama 50 menit, aktivitas mandiri, serta pembelajaran tak terjadwal sesuai otoritas pengajar. Nah, pernyataan di atas sudah menjawab pertanyaan 1 SKS berapa pertemuan.

Setiap universitas memang mempunyai peraturan yang berbeda-beda mengenai syarat kelulusan mahasiswa. Namun biasanya Pinters wajib menuntaskan 144 SKS selama masa studi yang idealnya ditempuh dalam 8 semester. Jika dibagi artinya kamu wajib menyelesaikan 24 SKS setiap semester agar lulus tepat waktu, yaitu 4 tahun.

Mengenai berapa SKS per semester yang dapat diambil tolok ukurnya tergantung Indeks Prestasi yang diraih pada semester lalu. Aturan tentang ini juga berbeda-beda di setiap perguruan tinggi.

Tetapi biasanya kampusĀ  mensyaratkan perolehan IP 3.01 untuk dapat mengambil 24 SKS dan jika kurang dari itu dapat mengambil 22 SKS saja.

Berikutnya untuk mahasiswa yang IPnya kurang dari 2,00, jumlah SKS yang diizinkan untuk diambil adalah 18 saja. Tentu saja jika mahasiswa tidak dapat memenuhi syarat mengambil 24 SKS sulit baginya untuk bisa lulus tepat dalam 8 semester.

2. IP dan IPK

Saat menempuh studi di perguruan tinggi kamu akan sering mendengar istilah IP dan IPK. IP adalah singkatan dari Indeks Prestasi, sementara IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif.

IP adalah sistem penilaian yang diterapkan di kampus dan hasil penjumlahan semua nilai mata kuliah yang kamu selesaikan selama 1 semester.

Sedangkan IPK adalah hasil penggabungan nilai kamu selama semester 1 sampai semester akhir. Angka ini menunjukkan tingkat kesuksesan studi Pinters di perguruan tinggi dengan besaran nilai tertinggi adalah 4.

Nilai IPK akan terpampang pada transkrip nilai dan sekilas HRD perusahaan sudah dapat menilai prestasi Pinters saat menempuh studi di universitas.

Nilai di perguruan tinggi dilaporkan dalam bentuk huruf mulai dari A sampai E. Inilah penjelasan bobotnya:

  • A : 4
  • B : 3
  • C : 2
  • D : 1
  • E : 0

Beberapa universitas juga ada yang menerapkan nilai B+ dan C+ dengan masing-masing bobotnya adalah 3,5 dan 2,5.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.